Informasi

Cuci Tangan, Cara Sederhana Mencegah Penyakit

Oleh Tim RS Anggrek Mas2 menit baca

Sepasang tangan dicuci dengan sabun di bawah air mengalir
Foto oleh Mélissa Jeanty di Unsplash

Tangan menyentuh banyak permukaan sepanjang hari, dan menjadi salah satu jalur utama masuknya kuman ke dalam tubuh — lewat mata, hidung, atau mulut. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir adalah salah satu cara pencegahan penyakit yang paling murah, mudah, namun sangat efektif. Kebiasaan sederhana ini terbukti menurunkan penularan diare, infeksi saluran pernapasan, dan berbagai penyakit menular lainnya.

Justru karena begitu sederhana, cuci tangan sering diremehkan atau dilakukan asal-asalan. Padahal, cara dan waktu mencuci tangan sama pentingnya dengan tindakannya sendiri.

Mengapa harus dengan sabun

Sabun bukan sekadar membuat tangan wangi. Sabun melarutkan lapisan lemak yang melindungi banyak kuman dan virus, sehingga mereka terlepas dari kulit dan terbawa air saat dibilas. Karena itu, mencuci tangan dengan sabun jauh lebih efektif dibanding hanya membilas dengan air.

Enam langkah cuci tangan yang benar

  1. Basahi tangan, ambil sabun, lalu gosok kedua telapak tangan
  2. Gosok punggung kedua tangan secara bergantian
  3. Gosok sela-sela jari hingga bersih
  4. Gosok punggung jari dengan posisi tangan saling mengunci
  5. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian
  6. Gosok ujung kuku pada telapak tangan yang berlawanan

Lakukan seluruh langkah selama minimal 20 detik — kira-kira selama menyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun" dua kali. Setelah itu bilas dengan air mengalir dan keringkan dengan kain bersih atau tisu.

Waktu penting untuk mencuci tangan

  • Sebelum menyiapkan makanan dan sebelum makan
  • Setelah dari toilet
  • Setelah batuk, bersin, atau membuang ingus
  • Setelah menyentuh hewan atau sampah
  • Setelah beraktivitas di luar rumah atau menyentuh permukaan umum
  • Sebelum dan sesudah merawat orang sakit atau menyentuh luka

Bila air dan sabun tidak tersedia

Cairan pembersih tangan berbahan dasar alkohol (minimal 60%) bisa menjadi alternatif praktis saat air dan sabun sulit didapat. Gosok merata hingga kering. Namun, bila tangan tampak kotor atau berminyak, mencuci dengan sabun dan air tetap lebih baik.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah hand sanitizer sama efektifnya dengan cuci tangan?
Hand sanitizer berbasis alkohol efektif untuk banyak kuman saat tangan tidak tampak kotor. Namun, ia kurang efektif pada tangan yang kotor terlihat atau berminyak, dan tidak mengangkat semua jenis kuman. Cuci tangan dengan sabun tetap menjadi pilihan utama bila memungkinkan.
Seberapa penting mengeringkan tangan setelah mencuci?
Cukup penting. Tangan yang basah lebih mudah memindahkan kuman. Keringkan dengan tisu atau kain bersih setelah mencuci.
Mengajari anak cuci tangan, mulai dari mana?
Ajarkan dengan contoh, buat menyenangkan (misalnya sambil bernyanyi), dan ingatkan pada waktu-waktu penting seperti sebelum makan dan setelah dari toilet. Kebiasaan yang dibangun sejak kecil akan bertahan seumur hidup.

Catatan

Artikel ini bersifat edukasi umum dan bukan pengganti pemeriksaan dokter. Setiap orang memiliki kondisi yang berbeda, jadi untuk keluhan yang Anda alami silakan berkonsultasi langsung dengan dokter di RS Anggrek Mas. Untuk keadaan gawat darurat, hubungi IGD 24 jam di (021) 5305720.

Artikel lainnya

Pentingnya Tidur yang Cukup bagi Kesehatan

Tidur bukan waktu yang terbuang — di saat itulah tubuh memperbaiki diri dan otak menyimpan ingatan. Pahami kebutuhan tidur per usia dan cara memperbaiki kualitasnya.

2 menit baca

Menjaga Kesehatan Mental dan Mengelola Stres

Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Pahami perbedaan stres wajar dan yang perlu diwaspadai, serta cara sehat mengelolanya sehari-hari.

2 menit baca

Manfaat Medical Check-Up Rutin

Pemeriksaan kesehatan berkala membantu menemukan masalah sejak dini, bahkan sebelum ada gejala. Pahami apa saja yang diperiksa dan seberapa sering Anda perlu melakukannya.

2 menit baca

Chat CS