Hernia: Kenali Tandanya, Jangan Ditunda
Oleh Tim RS Anggrek Mas2 menit baca

Hernia terjadi ketika bagian dalam tubuh — paling sering usus — menonjol keluar melalui titik lemah pada dinding otot yang seharusnya menahannya. Lokasinya paling umum di lipat paha, tetapi bisa juga di sekitar pusar atau pada bekas luka operasi.
Yang membuat hernia sering ditunda adalah sifatnya di awal: benjolannya muncul saat berdiri, mengejan, atau batuk, lalu hilang sendiri saat berbaring. Karena bisa "masuk lagi", banyak orang menganggapnya tidak serius. Padahal hernia tidak menutup sendiri, dan lubangnya cenderung melebar seiring waktu.
Tanda yang perlu diperhatikan
- Benjolan di lipat paha, sekitar pusar, atau bekas luka operasi
- Benjolan membesar saat berdiri, batuk, mengejan, atau mengangkat beban
- Rasa berat, menarik, atau tidak nyaman di daerah benjolan
- Nyeri yang bertambah setelah beraktivitas dan mereda saat berbaring
- Pada hernia di lipat paha pria, benjolan dapat turun sampai ke kantung zakar
Segera ke IGD bila benjolan tidak bisa masuk lagi
Apa yang meningkatkan risiko
Hernia muncul ketika ada titik lemah pada dinding otot sekaligus tekanan yang mendorongnya dari dalam. Yang menambah tekanan itu antara lain:
- Batuk kronis, termasuk pada perokok
- Sembelit menahun yang membuat sering mengejan
- Kesulitan buang air kecil karena pembesaran prostat
- Mengangkat beban berat, terutama dengan teknik yang salah
- Kelebihan berat badan
- Kehamilan dan riwayat operasi perut sebelumnya
Yang perlu diluruskan
Apakah hernia bisa sembuh sendiri atau dengan pijat?
Apakah sabuk atau korset hernia bisa menyembuhkan?
Apakah semua hernia harus segera dioperasi?
Apakah boleh tetap berolahraga?
Ada benjolan atau nyeri yang mengganggu?
Poli Spesialis Bedah Umum RS Anggrek Mas melayani pemeriksaan dan konsultasi bedah. Lihat jadwal dokternya, atau hubungi kami lewat WhatsApp 0811-8105-720 dan telepon (021) 5305720.
Catatan


