Informasi

Mata Kering dan Lelah Akibat Layar

Oleh Tim RS Anggrek Mas2 menit baca

Wajah seorang perempuan dari dekat; lensa kacamatanya memantulkan cahaya layar komputer.
Foto oleh Vitaly Gariev di Unsplash

Keluhan mata perih, terasa berpasir, cepat lelah, dan justru berair setelah lama menatap layar semakin sering ditemui — pada pekerja kantor, pelajar, maupun pengemudi. Dua hal berbeda sering bercampur di sini: mata kering dan kelelahan mata akibat layar. Keduanya bisa terjadi bersamaan, tetapi penyebab dan penanganannya tidak sama.

Kenapa layar membuat mata kering

Saat berkonsentrasi pada layar, frekuensi berkedip turun drastis — dari sekitar 15 kali per menit menjadi sepertiganya. Kedipan adalah cara mata meratakan lapisan air mata. Ketika berkurang, permukaan mata lebih cepat kering, dan tubuh merespons dengan memproduksi air mata berlebih. Itulah sebabnya mata kering justru sering terasa berair.

Faktor lain memperberatnya: pendingin ruangan yang mengembuskan udara kering, kipas yang mengarah ke wajah, asap rokok, dan pemakaian lensa kontak dalam waktu lama.

Membedakan keduanya

Mata kering dan kelelahan mata akibat layar
Yang dirasakanLebih mengarah ke
Perih, berpasir, berair, silauMata kering
Pegal di sekitar mata, nyeri kepala, pandangan sesaat kaburKelelahan mata akibat layar
Membaik setelah istirahat singkatKelelahan mata akibat layar
Menetap meski sudah istirahatMata kering

Yang benar-benar membantu

  1. Aturan 20–20–20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh kira-kira 6 meter selama 20 detik. Ini memberi otot fokus mata kesempatan mengendur.
  2. Turunkan posisi layar: bagian atas layar sebaiknya sedikit di bawah garis mata, sehingga kelopak menutup lebih banyak permukaan bola mata.
  3. Sesuaikan terang layar dengan cahaya ruangan. Layar yang jauh lebih terang daripada sekitarnya memaksa mata bekerja lebih keras.
  4. Sadari kedipan Anda saat membaca layar; berkedip penuh dan perlahan beberapa kali membantu meratakan air mata.
  5. Jauhkan embusan udara dari wajah, baik dari pendingin ruangan maupun kipas.

Tentang obat tetes mata

Air mata buatan tanpa pengawet umumnya aman dipakai berulang. Sebaliknya, tetes mata yang menjanjikan "menghilangkan merah" bekerja dengan menyempitkan pembuluh darah dan tidak mengatasi penyebabnya; pemakaian terus-menerus justru bisa membuat mata lebih merah setelah efeknya habis. Bila perlu memakai tetes mata setiap hari, konsultasikan dulu.

Periksakan bila

Keluhan menetap lebih dari beberapa minggu meski kebiasaan sudah diperbaiki, mata terasa nyeri bukan sekadar tidak nyaman, penglihatan menurun, atau mata merah disertai kotoran berlebih.

Penglihatan Anda terasa berubah?

Poli Spesialis Mata RS Anggrek Mas melayani pemeriksaan dan konsultasi keluhan mata. Lihat jadwal dokternya, atau hubungi kami lewat WhatsApp 0811-8105-720 dan telepon (021) 5305720.

Lihat Poli Spesialis Mata

Catatan

Artikel ini bersifat edukasi umum dan bukan pengganti pemeriksaan dokter. Setiap orang memiliki kondisi yang berbeda, jadi untuk keluhan yang Anda alami silakan berkonsultasi langsung dengan dokter di RS Anggrek Mas. Untuk keadaan gawat darurat, hubungi IGD 24 jam di (021) 5305720.

Artikel lainnya

Katarak: Kenali Gejalanya Sejak Dini

Katarak berkembang perlahan sehingga sering dikira sekadar mata tua. Kenali tandanya, faktor yang mempercepatnya, dan kapan sebaiknya diperiksakan ke dokter mata.

2 menit baca

Pertolongan Pertama Saat Anak Demam

Demam pada anak sering membuat orang tua panik, padahal demam adalah bagian dari cara tubuh melawan infeksi. Kenali langkah yang tepat di rumah dan kapan harus segera ke dokter.

2 menit baca

Vaksinasi Tidak Hanya untuk Anak

Perlindungan dari vaksin bisa menurun seiring waktu, dan sebagian penyakit justru lebih berbahaya bagi orang dewasa dan lansia. Kenali vaksin yang dianjurkan bagi usia dewasa.

2 menit baca

Chat CS