Mencegah Osteoporosis, Menjaga Tulang Kuat
Oleh Tim RS Anggrek Mas2 menit baca

Osteoporosis adalah kondisi ketika kepadatan tulang menurun sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah, kadang hanya karena benturan ringan atau terjatuh dari posisi berdiri. Penyakit ini sering disebut "silent disease" karena berkembang tanpa gejala selama bertahun-tahun, dan sering baru diketahui setelah terjadi patah tulang. Karena itu pencegahan jauh lebih berharga daripada pengobatan.
Patah tulang akibat osteoporosis, terutama pada panggul dan tulang belakang, dapat sangat menurunkan kualitas hidup lansia. Menjaga tulang tetap kuat adalah investasi yang manfaatnya terasa justru di usia senja.
Bagaimana tulang bekerja
Tulang adalah jaringan hidup yang terus diperbarui sepanjang hidup — sebagian dibongkar, sebagian dibangun kembali. Sepanjang masa kanak-kanak hingga sekitar usia 30 tahun, tubuh membangun kepadatan tulang hingga mencapai puncaknya.
Setelah itu, kepadatan tulang perlahan menurun seiring usia. Semakin tinggi "tabungan" kepadatan tulang yang dibangun saat muda, semakin besar cadangan yang tersisa untuk usia tua. Inilah sebabnya kebiasaan sehat sejak muda sangat menentukan.
Siapa yang lebih berisiko
- Perempuan, terutama setelah menopause karena penurunan estrogen
- Usia lanjut
- Riwayat osteoporosis atau patah tulang dalam keluarga
- Kurang asupan kalsium dan vitamin D
- Kurang aktivitas fisik, merokok, dan konsumsi alkohol berlebih
- Bertubuh sangat kurus atau penggunaan obat tertentu jangka panjang
Cara menjaga tulang
- Cukupi asupan kalsium dari susu, ikan teri, tahu, tempe, dan sayuran hijau
- Cukupi vitamin D, antara lain dari paparan sinar matahari pagi secukupnya
- Lakukan latihan menahan beban seperti jalan cepat, jogging, atau angkat beban ringan
- Hindari rokok dan batasi alkohol
- Cegah risiko jatuh di rumah, terutama bagi lansia
- Periksa kepadatan tulang bila memiliki faktor risiko
Cegah jatuh, cegah patah
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah osteoporosis hanya menyerang perempuan?
Seberapa lama perlu berjemur untuk vitamin D?
Apakah minum suplemen kalsium selalu diperlukan?
Catatan


