Menjaga Kesehatan Jantung di Segala Usia
Oleh Tim RS Anggrek Mas3 menit baca

Jantung bekerja tanpa henti sepanjang hidup, memompa darah ke seluruh tubuh untuk mengantar oksigen dan zat gizi. Penyakit jantung, terutama penyakit jantung koroner, merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia maupun di Indonesia. Kabar baiknya, sebagian besar faktor risikonya dapat dikendalikan, dan menjaga jantung tidak menuntut hal yang rumit.
Menjaga kesehatan jantung bukan hanya urusan orang lanjut usia. Kebiasaan yang dibangun sejak muda menentukan kondisi jantung puluhan tahun kemudian, karena proses penyempitan pembuluh darah berlangsung perlahan dan diam-diam.
Apa yang membebani jantung
Penyakit jantung koroner terjadi ketika pembuluh darah yang memberi makan otot jantung menyempit akibat penumpukan lemak (plak). Ketika aliran darah ke otot jantung sangat berkurang atau terhenti, terjadilah serangan jantung.
Proses ini dipercepat oleh sejumlah faktor risiko: tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, gula darah tinggi, merokok, obesitas, dan gaya hidup pasif. Karena penumpukan berlangsung bertahun-tahun tanpa gejala, pencegahan sebaiknya dimulai jauh sebelum ada keluhan.
Kebiasaan yang menyehatkan jantung
- Makan bergizi seimbang; batasi lemak jenuh, lemak trans, gula, dan garam
- Perbanyak sayur, buah, ikan, dan biji-bijian utuh
- Aktif bergerak secara teratur, minimal 150 menit per minggu
- Berhenti merokok — ini salah satu langkah paling berdampak bagi jantung
- Kelola stres dan tidur cukup
- Kendalikan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol secara rutin
Kekuatan berhenti merokok
Merokok merusak dinding pembuluh darah, menurunkan kolesterol baik, dan memicu penggumpalan darah. Berhenti merokok memberi manfaat yang mulai terasa dalam hitungan bulan, dan risiko penyakit jantung menurun secara bermakna dalam beberapa tahun setelahnya. Tidak pernah ada kata terlambat untuk berhenti.
Mengenali serangan jantung
Serangan jantung adalah keadaan darurat. Gejalanya tidak selalu dramatis seperti di film; sebagian orang, terutama perempuan dan penderita diabetes, hanya merasa tidak enak badan.
- Nyeri atau rasa tertekan di dada, bisa menjalar ke lengan kiri, rahang, leher, atau punggung
- Sesak napas
- Keringat dingin, mual, atau pusing mendadak
- Rasa lelah luar biasa yang tidak biasa
Jangan menunda saat gejala muncul
Pertanyaan yang sering diajukan
Saya masih muda, apakah perlu memikirkan kesehatan jantung?
Apakah olahraga berat aman untuk jantung?
Apa perbedaan serangan jantung dan henti jantung?
Catatan


