Informasi

Merawat Kesehatan Ginjal Anda

Oleh Tim RS Anggrek Mas2 menit baca

Segelas air putih di atas meja
Foto oleh Daniele Romanello di Unsplash

Ginjal adalah dua organ berbentuk kacang seukuran kepalan tangan yang bekerja tanpa lelah menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah untuk dibuang sebagai urine. Selain itu, ginjal juga mengatur tekanan darah, keseimbangan mineral, dan membantu produksi sel darah merah. Sayangnya, kerusakan ginjal sering berjalan diam-diam hingga fungsinya sudah menurun jauh, sehingga pencegahan menjadi sangat berharga.

Penyakit ginjal kronis yang berujung pada cuci darah adalah beban besar bagi penderita maupun keluarga. Yang sering luput adalah bahwa dua penyebab utamanya — diabetes dan hipertensi — sebenarnya bisa dikendalikan sejak dini.

Apa yang dikerjakan ginjal

  • Menyaring limbah hasil metabolisme dari darah
  • Membuang kelebihan cairan dan garam
  • Membantu mengatur tekanan darah
  • Menjaga keseimbangan mineral seperti kalium, natrium, dan kalsium
  • Membantu produksi sel darah merah dan menjaga kesehatan tulang

Tanda gangguan ginjal

Pada tahap awal sering tanpa gejala, karena ginjal punya cadangan kemampuan yang besar. Ketika keluhan mulai muncul, kerusakan sering sudah cukup lanjut. Tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Bengkak pada kaki, pergelangan, atau kelopak mata
  • Perubahan frekuensi dan jumlah buang air kecil, terutama malam hari
  • Urine berbusa atau berdarah
  • Mudah lelah, sulit konsentrasi, dan kulit terasa gatal
  • Tekanan darah sulit dikendalikan

Cara menjaga ginjal

  • Cukup minum air putih sesuai kebutuhan tubuh
  • Batasi garam dan makanan olahan
  • Kendalikan tekanan darah dan gula darah — keduanya penyebab utama gagal ginjal
  • Hindari kebiasaan menahan buang air kecil
  • Jaga berat badan ideal dan aktif bergerak
  • Periksa fungsi ginjal secara berkala bila memiliki diabetes, hipertensi, atau riwayat keluarga

Hati-hati dengan obat dan suplemen tak jelas

Konsumsi obat pereda nyeri berlebihan, jamu, atau suplemen yang tidak terdaftar dan tidak jelas kandungannya dapat membebani hingga merusak ginjal. Selalu konsultasikan obat rutin yang Anda gunakan kepada dokter atau apoteker, terutama bila diminum dalam jangka waktu lama.

Tentang minum air

Minum cukup air membantu ginjal bekerja, tetapi "semakin banyak semakin baik" tidak selalu benar. Kebutuhan cairan setiap orang berbeda tergantung aktivitas, cuaca, dan kondisi kesehatan. Bagi sebagian penderita penyakit ginjal atau jantung, asupan cairan justru perlu dibatasi sesuai anjuran dokter. Cara sederhana memantau kecukupan cairan adalah dengan melihat warna urine — kuning muda jernih umumnya menandakan cukup.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah sering menahan kencing bisa merusak ginjal?
Sering menahan buang air kecil dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih dan tidak baik bagi kandung kemih. Biasakan buang air kecil ketika terasa, jangan ditahan berlama-lama.
Benarkah makan terlalu banyak protein merusak ginjal?
Pada orang dengan ginjal sehat, asupan protein wajar umumnya aman. Namun, pada penderita penyakit ginjal, jumlah protein perlu diatur sesuai anjuran. Diskusikan dengan dokter atau ahli gizi bila Anda memiliki gangguan ginjal.
Bagaimana cara memastikan ginjal saya sehat?
Pemeriksaan sederhana seperti tes urine, tekanan darah, dan tes darah untuk fungsi ginjal dapat menilai kondisi ginjal. Ini terutama dianjurkan bagi penderita diabetes, hipertensi, atau yang memiliki riwayat keluarga.

Catatan

Artikel ini bersifat edukasi umum dan bukan pengganti pemeriksaan dokter. Setiap orang memiliki kondisi yang berbeda, jadi untuk keluhan yang Anda alami silakan berkonsultasi langsung dengan dokter di RS Anggrek Mas. Untuk keadaan gawat darurat, hubungi IGD 24 jam di (021) 5305720.

Artikel lainnya

Mengenali Tanda Stroke dan Tindakan Cepat

Pada stroke, otak kehilangan pasokan darah dan setiap menit berharga. Kenali tandanya lewat metode "SeGeRa Ke RS" dan tahu persis apa yang harus dilakukan.

3 menit baca

Menjaga Kesehatan Jantung di Segala Usia

Penyakit jantung adalah penyebab kematian tertinggi, namun sebagian besar faktor risikonya dapat dikendalikan. Kenali kebiasaan yang menyehatkan jantung dan tanda serangan jantung.

3 menit baca

Mencegah Stunting Sejak Dini

Stunting bukan sekadar soal tinggi badan — ia memengaruhi perkembangan otak dan masa depan anak. Pencegahannya dimulai sejak kehamilan, pada periode 1.000 hari pertama kehidupan.

3 menit baca

Chat CS