Pola Makan Gizi Seimbang dengan "Isi Piringku"
Oleh Tim RS Anggrek Mas2 menit baca

Gizi seimbang adalah kunci tubuh yang sehat dan produktif, tetapi menerapkannya sering terasa membingungkan. Panduan "Isi Piringku" dari Kementerian Kesehatan menyederhanakannya menjadi satu gambaran mudah: bagaimana seharusnya proporsi makanan dalam satu piring sekali makan. Konsep ini menggantikan slogan lama "4 Sehat 5 Sempurna" karena lebih menekankan porsi dan keseimbangan, bukan sekadar kelengkapan jenis.
Perbedaan pentingnya: "4 Sehat 5 Sempurna" berfokus pada apa saja yang harus ada, sementara "Isi Piringku" menekankan seberapa banyak porsi masing-masing dalam satu piring. Susu pun tidak lagi diposisikan sebagai "penyempurna" wajib, melainkan salah satu pilihan sumber protein.
Proporsi satu piring sekali makan
- Sepertiga piring: makanan pokok sebagai sumber karbohidrat (nasi, jagung, kentang, atau umbi)
- Sepertiga piring: sayur-sayuran
- Sisanya dibagi: lauk sumber protein (ikan, telur, ayam, tempe, tahu) dan buah-buahan
Secara sederhana, setengah piring diisi sayur dan buah, sementara setengah lainnya diisi makanan pokok dan lauk protein. Variasikan jenisnya dari waktu ke waktu agar zat gizi yang diperoleh lengkap, karena tidak ada satu jenis makanan pun yang mengandung semua yang tubuh butuhkan.
Empat pilar gizi seimbang
"Isi Piringku" adalah bagian dari prinsip gizi seimbang yang lebih luas, yang bertumpu pada empat pilar:
- Konsumsi makanan yang beragam
- Membiasakan perilaku hidup bersih
- Melakukan aktivitas fisik secara teratur
- Memantau dan menjaga berat badan tetap ideal
Yang perlu dibatasi
Untuk membantu mengingat, gunakan batasan harian yang sering disingkat "G-G-L":
- Gula maksimal sekitar 4 sendok makan (50 gram) per hari
- Garam maksimal 1 sendok teh (5 gram) per hari
- Lemak/minyak maksimal 5 sendok makan (67 gram) per hari
Angka ini termasuk gula, garam, dan lemak yang tersembunyi di makanan serta minuman kemasan, gorengan, dan camilan. Membiasakan membaca label kemasan membantu mengendalikan asupannya.
Jangan lupa air dan gerak
Lengkapi pola makan dengan minum air putih yang cukup, sekitar 8 gelas sehari, serta aktivitas fisik rutin. Biasakan pula mencuci tangan sebelum makan dan tidak melewatkan sarapan agar tubuh punya energi untuk memulai hari.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah makan sehat pasti mahal?
Bolehkah sesekali makan makanan cepat saji?
Apakah tidak makan nasi bisa menurunkan berat badan?
Catatan


